Hasil akhir pencernaan protein

Monosakarida misalnya glukosa, fruktosa, galaktosa dan gula-gula yang paling kecil Marks et al. Spesies itu disebut karnivora. Kata protein berasal dari bahasa Yunani yaitu proteos yang artinya yang terutama. Enzim amilase menghidrolisis amilum menjadi maltosa dan polimer-polimer glukosa lainnya.

Berdasarkan molekulnya digolongkan menjadi dua, yaitu protein globular dan protein fibrosa. Lemak merupakan cadangan energi untuk pengaturan dan produksi nutrient tubuh, membawa vitamin yang larut dalam lemak dan sebagai integral konstituen pada membran sel pada transport aktif Pond et al.

Pencernaan Lemak Garam-garam empedu hati mengemulsikan lemak dalam lekukan duodenal.

Pencernaan Karbohidrat, Protein & Lemak

Enzim Pencerna Lemak Enizim pencerna lemak dihasilkan oleh pancreas eksokrin dan disekresi ke dalam duodenum Montgomery et al. Enzim Pencernaan Karbohidrat Tahapan akhir pada pencernaan karbohidrat adalah menghasilkan monomer-monomer yang kaya energi, kemudian diserap ke dalam darah.

Lemak netral biasanya disebut gliserida asil, secara kimia merupakan ester dari gliserol Suwono, Protein kuning telur diklasifikasikan menjadi dua kategori: Sebagian asam amino digunakan oleh hati, dan sebagian lagi melalui sirkulasi darah dibawa ke sel-sel jaringan.

Oleh adanya reseptor pada oocyte, akan terbentuk material kuning telur. Tanpa memperhatikan kebiasaan makannya, semua hewan tergantung dari tumbuh-tumbuhan secara langsung atau tidak langsung untuk sumber makanannya. Pada protein globular mempunyai bentuk bulat atau hampir bulat atau hampir bulat dan bentuk molekul umumnya mudah ditentukan.

proses penyerapan

Tetapi karena aliran balik ke empedal menyebabkan cairan pankreas dan garam empedu akan berfungsi pada usus halus. Glikogen ini disimpan di hati dan otot sebagai cadangan energi jangka pendek.

Menambahkan 1 ml aquades dan 4 tetes PP pada tabung pertama. Secara garis besar, metode evaluasi mutu gizi protein digolongkan menjadi dua macam. Asam amino didalam mukosa usus sel usus halus di absorbsi, absorbsi asam amino masuk ke vena porta dan masuk ke hati, hati mengatur distribusi asam—asam amino keseluruh tubuh.

Protease dan peptidase akan segera dipecah oleh peptidase bakteri dan deaminasi sehingga dihasilkan ammonia yang diperlukan untuk pertumbuhan bakteri dalam rumen. Mukosa usus halus juga mengeluarkan enzim-enzim protease yang menghidrolisis ikatan peptida.

Getah pankreas mengandung zimogen kimotripsinogen, tripsinogen, proelastase dan prokarboksipeptidase Montgomery et al. Enzim protease merupakan enzim yang berfungsi untuk menghidrolisis protein menjadi asam amino. Protein yang berlebih tidak diperlukan atau sintesis oleh tubuh akan dieksresikan memalui urin dan feses dalam bentuk urea Montgomery et al.

Proses penguraian serta pencernaan protein dalam rumen dapat dilihat pada Ilustrasi 1.

Mengamati ketiga tabung yang telah diinkubasi, reaksi positif menunjukan larutan berwarna hijau muda.Kekurangan amonia akan menyebabkan pembatasan aktivitas sintesa protein dan kecepatan pencernaan mikrobial sehingga menurunkan pemasukan energi dan protein.

Absorpsi amonia terutama tergantung pada konsentrasinya, bila konsentrasinya kurang maka diantara mikroba rumen akan mati sehingga absorpsi amonia akan berkurang. Pembuluh darah mikroskopik atau kapiler dalam vili akan menyerap hasil pencernaan yang berupa protein dan karbohidrat, sedangkan pembuluh getah bening dalam vili akan menyerap lemak.

Dari situ, aliran darah akan membawa makanan yang sudah dicerna menuju ke hati. Hasil akhir pencernaan protein terutama berupa asam amino dan ini segera diserap dalam waktu lima belas menit setelah makan.

Absorbsi terutama terjadi dalam usus halus berupa empat sistem absorbsi aktif yang membutuhkan energi. Asam amino yang diserap memasuki sirkulasi darah melalui vena porta dan dibawa ke hati.

Sebagian asam amino digunakan oleh hati, dan sebagian lagi melalui sirkulasi.

Hasi akhir dari: karbohidrat yaitu glukosa, fruktosa, galaktosa, manosa. protein yaitu asam amino lemak yaitu gliserol, monogliserol, digliserida.

Ø Hasil pencernaan protein: asam amino Semua hasil pencernaan di atas diproses melalui lintasan metaboliknya masing-masing menjadi Asetil KoA, yang kemudian akan dioksidasi secara sempurna melalui siklus asam sitrat dan dihasilkan energi berupa adenosin trifosfat (ATP) dengan produk buangan karbondioksida (CO 2).

Zat-zat tersebut merupakan hasil akhir pencernaan lemak.

Proses Pencernaan pada Unggas

Pencernaan Protein Pada waktu bahan makanan dihaluskan dan dicampur di dalam empedal, campuran pepsin hidrokhlorik memecah sebagian protein ke dalam bagian-bagian yang lebih sederhana seperti proteosa dan nathalie-masson.com: CAMPUS FAPET UNJA.

Hasil akhir pencernaan protein
Rated 3/5 based on 51 review